INAYAH Blogger templates

Tempat Berbagi Kebahagiaan

Sabtu, 27 Mei 2017

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kegiatan wawancara ini merupakan salah satu tugas mata kuliah Fikih BKI yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari narasumber mengenai ibadah shalat. Shalat adalah salah satu rukun Islam. Shalat sendiri terdiri dari dua macam yaitu, shalat fardhu (wajib) contohnya shalat 5 waktu dan shalat sunnah contohnya shalat dhuha. Meskipun sudah mengetahui bahwa hukum shalat 5 waktu adalah wajib, namun masih banyak umat muslim yang melalaikannya dan tak jarang dari mereka juga kurang memahami mengenai makna baik bacaan dan gerakan shalat itu sendiri
Manfaat dan tujuan dari ibadah shalat adalah mengingat Allah, menggapai kedamaian hidup, dan lain-lain. Namun selain manfaat tersebut ternyata telah banyak pakar yang meneliti tentang shalat terutama gerakan-gerakan shalat. Dan ternyata setiap gerakan shalat jika dilakukan dengan benar maka akan memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan psikis manusia.
Namun apakah semua masyarakat muslim telah mengamalkan shalat dengan benar dan memperoleh dampak positif terhadap kesehatan fisik dan psikis manusia? Atau apakah semua masyarakat muslim mengetahui makna dari ibadah shalat secara keseluruhan? Untuk mengetahuinya maka kami melakukan wawancara ini.
B.     Maksud dan Tujuan
1.      Memenuhi tugas mata kuliah Fikih BKI
2.      Memahami dan menguasai materi shalat
3.      Memperoleh informasi
C.    Metode dan Teknik Penulisan
Metode dan teknik penulisan dalam penyusunn makalah ini adalah dengan wawancara secara langsung terhadap narasumber.
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Topik Wawancara
Topik wawancara yang diambil adalah “Pengalaman dalam Melaksanakan Ibadah Shalat”
B.     Laporan Hasil Wawancara
1.      Identitas Narasumber 1
Nama                     : Septiana Dwi Muftiyanti
Usia                       : 22 Tahun
Pekerjaan               : Mahasiswa Universitas PGRI Yogyakarta
Alamat                 : perumahan sonosewu baru no 41, ngestiharjo, kasihan, bantul no 461
2.      Hasil Wawancara
a.       Sejak kapan dan dengan siapa saja serta di mana saja bpk/ibu/sdr mengenal dan belajar shalat?
Jawab : Sejak saya kelas 1 SD dan saya pertama kali mengenal sholat yaitu belajar dengan orang tua saya. Pertama kali saya sholat saya di ajari dari niat shalat kemudian bacaan shalat, surat-surat dan do’a-do’a saat sholat. Dan ketika saya saya belajar sholat saya membaca bacaan sholat tersebut dengan keras
b.      Apakah bpk/ibu/sdr hafal semua bacaan shalat sekaligus gerakannya, dengan benar? Berikan tanda centang pada kolom berikut sebagai keadaan tersebut.
No
Bacaan Doa
0-30
31-49
50-64
65-79
80-100

Niat wudhu




1

Doa sesudah wudhu




1
1
Niat Shalat




1
2
Takbiratul ihrom




1
3
Doa iftitah




1
4
Surat al-Fatihah




1
5
Surt-surat pendek




1
6
Rukuk




1
7
I’tidal




1
8
Sujud




1
9
Duduk antara 2 suju




1
10
tahiyat




1
11
Salam




1
12
Doa qunut




1

c.       Apakah bpk/ibu/sdr memahami tujuan shalat? Jika bpk/ibu/sdr shalat, tujuannya untuk apa?
Jawab : Ya memahami, tujuannya yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dan shalat juga merupakan kewajiban bagi umat muslim.
d.      Apa makna dan fungsi shalat bagi bpk/ibu/sdr?
Jawab : maknanya mendekatkan diri kepada Allah, fungsinya untuk memenuhi kewajiban, menengkan diri dan pikiran, mendapat pahala, menjaga kesehatan karena dari gerakan-gerakan shalat juga termasuk gerakan olahraga.
e.       Gambarkan tingkat kepahaman bpk/ibu/sdr akan maksud dan makna dari bacaan shalat (termasuk wudhu) sekaligus gerakannya, dengan memberi tanda centang pada kolom perkiraan skor.
No
Bacaan Doa
0-30
31-49
50-64
65-79
80-100
1
Makna berkumur-kumur sebelum wudhu
1




2
Makna membersihkan hidung dengan air
1




3
Makna doa wudhu
1




4
Makna membasuh muka
1




5
Makna membasuh tangan hingga siku
1




6
Makna membasuh kepala
1




7
Makna membasuh telinga
1




8
Makna membasuh kaki
1




9
Makna doa sesudah wudhu
1




10
Makna niat shalat
1




11
Makna doa takbiratul ihram dg gerakannya
1




12
Makna doa iftitaf dg gerakannya
1




13
Makna surat al-Fatihah
1




14
Makna surat-surat pendek yang sering dibaca dalam shalat
1




15
Makna bacaan rukuk & gerakannya
1




16
Makna bacaan I’tidal & gerakannya
1




17
Makna doa sujud & gerakannya



1

18
Makna bacaan duduk antara 2 sujud
1




19
Makna bacaan Tahiyat & gerakannya
1




20
Makna bacaan salam & gerakannya
1




21
Makna do’a qunut (jika melakukan qunut pada shalat subuh)
1




22
Makna doa/witir yang dibaca sesudah shalat
1





f.       Apakah bpk/ibu/sdr sudah mengamalkan shalat? Berikan gambaran sejauh mana bpk/ibu/sdr dalam mengamalkan shalat. Rutin? Kadang-kadang? Hampir tidak pernah? Mengerjakan jika ada keperluan saja? Belum mengamalkannya?
Jawab : Sudah. Rutin dan kadang juga melaksanakan shalat sunnah
g.      Kapan dan kondisi seperti apa saja yang mendorong bpk/ibu/sdr malas shalat dan meninggalkan/tidak mengerjakan shalat? Mengapa?
Jawab : ketika sedang berpergian karena susah dan ribet
h.      Kapan dan kondisi seperti apa saja yang mendorong bpk/ibu/sdr bergegas melaksanakan shalat dengan sangat rajin dan khusyu’? mengapa?
Jawab : ketika sedang berfikiran dan ingat bahwa sholat itu wajib dan semua orang pasti akan mati serta akan ada yang namanya hari kiamat sehingga saya merasa belum banyak beramal dan akhirnya melaksanakan shalat dengan khusyu’
i.        Menurut bpk/ibu/sd, khusyu’ dalam shalat itu apa? Ciri-ciri dikatakan shalat khusyu’ itu seperti apa? Sebutkan dan jelaskan!
Jawab : shalat khusyu’ itu adalah shalat yang tidak memikirkan hal-hal lain ketika shalat dan hanya memikirkan Allah swt serta berserah diri kepada-Nya. Ciri-cirinya yaitu shalatnya fokus tidak mendengar apa yang ada disekitarnya.
j.        Adakah pengalaman-pengalaman tertentu yang bpk/ibu/sdr dapat ketika meninggalkan shalat? Sebutkan dan Jelaskan!
Jawab : ada, saya merasa gelisah, tidak tenang, kepikiran karena melalaikan shalat dan ada keinginan ingin shalat lagi.
k.      Adakah pengalaman-pengalaman tertentu yang bpk/ibu/sdr dapat ketika mengerjakan shalat dengan tekun dan khusyu’? sebutkan dan jelaskan !
Jawab : tidak ada.
l.        Adakah bagian shalat tertentu (bacaan maupun gerakan) yang mendorong bpk/ibu/sdr untuk bersikap dan berperilaku positif dan meningggalkan hal-hal negatif? Sebutkan dan jelaskan!
Jawab : ada, yaitu ketika bersujud. Saat bersujud saya merasa saya berada dititik terendah dalam diri saya sehingga membuat saya sadar bahwa saya ini tidak memiliki kekuatan apa-apa dan harus berserah diri kepada Allah Yang Maha Kuat
m.    Menurut bpk/ibu/sdr, apakah perilaku baik atau buruk seseorang ada hubungannya dengan shalatnya? Bagaimana penjelasannya?
Jawab : ada, misalnya orang yang emosional apabila dia rajin melaksanakan shalat tentu dia bisa mengatur emosinya karena emosi bisa diredam dengan wudhu.
n.      Bagaimana dengan diri bpk/ibu/sdr sendiri? Apakah perilaku bpk/ibu/sdr ada kaitannya dengan bagaimana shalat yang bpk/ibu/sdr lakukan? Jelaskan dengan contoh !
Jawab : ada, misalnya perilaku disiplin saya itu salah satu penyebabnya karena saya alhamdulillah shalat selalu tepat waktu selagi memungkinkan.
3.      Identitas Narasumber (2)
Nama         : Arif Wijaya
Usia           : 19 tahun
Pekerjaan   : Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan semester 4
Alamat      : Grojogan Eirokerten Banguntapan Bantul Yogyakarta
4.      Hasil Wawancara
a.       Sejak kapan dan dengan siapa saja serta di mana saja bpk/ibu/sdr mengenal dan belajar shalat?
Jawab : sejak saya kecil dan saya belajar shalat diajari oleh orang tua.
b.      Apakah bpk/ibu/sdr hafal semua bacaan shalat sekaligus gerakannya, dengan benar? Berikan tanda centang pada kolom berikut sebagai keadaan tersebut.
No
Bacaan Doa
0-30
31-49
50-64
65-79
80-100

Niat wudhu



1


Doa sesudah wudhu


1


1
Niat Shalat



1

2
Takbiratul ihrom



1

3
Doa iftitah



1

4
Surat al-Fatihah



1

5
Surt-surat pendek


1


6
Rukuk



1

7
I’tidal



1

8
Sujud


1


9
Duduk antara 2 suju


1


10
tahiyat


1


11
Salam



1

12
Doa qunut

1




c.       Apakah bpk/ibu/sdr memahami tujuan shalat? Jika bpk/ibu/sdr shalat, tujuannya untuk apa?
Jawab : menurut saya tujuannya itu untuk menambah ketaatan, menambah amal ibadah, dan menambah bekal di akhirat.
d.      Apa makna dan fungsi shalat bagi bpk/ibu/sdr?
Jawab : menurut saya makna dan fungsi shalat itu sebagai penenang hati dan jiwa, setelah kita melaksanakan shalat hati kita menjadi tenang.
e.       Gambarkan tingkat kepahaman bpk/ibu/sdr akan maksud dan makna dari bacaan shalat (termasuk wudhu) sekaligus gerakannya, dengan memberi tanda centang pada kolom perkiraan skor.
No
Bacaan Doa
0-30
31-49
50-64
65-79
80-100
1
Makna berkumur-kumur sebelum wudhu


1


2
Makna membersihkan hidung dengan air


1


3
Makna doa wudhu

1



4
Makna membasuh muka


1


5
Makna membasuh tangan hingga siku

1



6
Makna membasuh kepala

1



7
Makna membasuh telinga

1



8
Makna membasuh kaki


1


9
Makna doa sesudah wudhu


1


10
Makna niat shalat



1

11
Makna doa takbiratul ihram dg gerakannya



1

12
Makna doa iftitaf dg gerakannya



1

13
Makna surat al-Fatihah



1

14
Makna surat-surat pendek yang sering dibaca dalam shalat



1

15
Makna bacaan rukuk & gerakannya

1



16
Makna bacaan I’tidal & gerakannya

1



17
Makna doa sujud & gerakannya

1



18
Makna bacaan duduk antara 2 sujud

1



19
Makna bacaan Tahiyat & gerakannya

1



20
Makna bacaan salam & gerakannya


1


21
Makna do’a qunut (jika melakukan qunut pada shalat subuh)





22
Makna doa/witir yang dibaca sesudah shalat

1




f.       Apakah bpk/ibu/sdr sudah mengamalkan shalat? Berikan gambaran sejauh mana bpk/ibu/sdr dalam mengamalkan shalat. Rutin? Kadang-kadang? Hampir tidak pernah? Mengerjakan jika ada keperluan saja? Belum mengamalkannya?
Jawab : jujur shalat saya masih bolong-bolong, masih sering lupa atau lebih tepatnya sering lalai, dan masih menomorduakan ibadah.
g.      Kapan dan kondisi seperti apa saja yang mendorong bpk/ibu/sdr malas shalat dan meninggalkan/tidak mengerjakan shalat? Mengapa?
Jawab : ketika sedang berpergian dan nongkrong dengan teman. Karena teman banyak yang tidak seiman jadi gengsi mau melakukan ibadah di antara teman-teman lainnya.
h.      Kapan dan kondisi seperti apa saja yang mendorong bpk/ibu/sdr bergegas melaksanakan shalat dengan sangat rajin dan khusyu’? mengapa?
Jawab : pada saat ingat mati dan saat diperintah oleh orang tua.
i.        Menurut bpk/ibu/sd, khusyu’ dalam shalat itu apa? Ciri-ciri dikatakan shalat khusyu’ itu seperti apa? Sebutkan dan jelaskan!
Jawab : shalat yang di dalamnya tidak mengandung pikiran apapun kecuali Allah. Ciri-cirinya tenang dan cukup lama karena benar-benar diresapi.
j.        Adakah pengalaman-pengalaman tertentu yang bpk/ibu/sdr dapat ketika meninggalkan shalat? Sebutkan dan Jelaskan!
Jawab : ada, ketika saya meninggalkan ibadah shalat, hati saya merasa galau dan merasa diri paling tidak berguna.
k.      Adakah pengalaman-pengalaman tertentu yang bpk/ibu/sdr dapat ketika mengerjakan shalat dengan tekun dan khusyu’? sebutkan dan jelaskan !
Jawab : banyak pujian bahkan merasa lebih percaya diri jika setelah melakukan ibadah itu.
l.        Adakah bagian shalat tertentu (bacaan maupun gerakan) yang mendorong bpk/ibu/sdr untuk bersikap dan berperilaku positif dan meningggalkan hal-hal negatif? Sebutkan dan jelaskan!
Jawab : ketika saya melakukan sujud diri saya terdorong untuk selalu bertaubat kepada Allah.
m.    Menurut bpk/ibu/sdr, apakah perilaku baik atau buruk seseorang ada hubungannya dengan shalatnya? Bagaimana penjelasannya?
Jawab : menurut saya ada hubungannya, karena manusia hidup itu berpedoman sedangkan shalat dan agama adalah pedoman umat muslim pada umumnya, jadi jika shalatnya rusak maka manusianya pun akan rusak.
n.      Bagaimana dengan diri bpk/ibu/sdr sendiri? Apakah perilaku bpk/ibu/sdr ada kaitannya dengan bagaimana shalat yang bpk/ibu/sdr lakukan? Jelaskan dengan contoh !
Jawab : iya, saya menyadari diri saya masih buruk karena shalat saya masih buruk. Naun ini sudah lebih baik seiring berjalannya masa dewasa saya dibandingkan dulu saat saya SMK. Contonya dengan shalat saya yang membaik di waktu ini, maka lihatlah lingkungan saya pun ikut baik.







BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa masih banyak yang tidak memahami dengan benar pengamalan shalatnya. Namun setidaknya mereka menyadari bahwa shalat itu tiang agama dan mereka berusaha untuk memperbaiki shalatnya meskipun untuk saat ini belum.
Posted by nur isnaeni on 07.07 in    No comments »

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter

Search